<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Chaotic Pearls</title>
	<atom:link href="http://suksmono.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suksmono.wordpress.com</link>
	<description>Lamunan dari seberang GKU lama ...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 22:04:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Masih tentang peringkat perguruan tinggi by Ignatius Sapto Condro A.B.</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2009/11/06/masih-tentang-peringkat-perguruan-tinggi/#comment-195</link>
		<dc:creator>Ignatius Sapto Condro A.B.</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 22:04:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=196#comment-195</guid>
		<description>Kalau di Indonesia, kan, kegiatannya Tridharma Perguruan Tinggi.
Saran DIKTI adalah 30-40% pengajaran, minimal 25% riset, dan sisanya untuk Pengabdian MAsyarakat.

Betulkah dosen-dosen menyediakan minimal 25% waktunya seminggu untuk riset?

Tentu saja riset tersebut harus terpublikasi di jurnal yang terindeks oleh Scopus dan Web of Science.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau di Indonesia, kan, kegiatannya Tridharma Perguruan Tinggi.<br />
Saran DIKTI adalah 30-40% pengajaran, minimal 25% riset, dan sisanya untuk Pengabdian MAsyarakat.</p>
<p>Betulkah dosen-dosen menyediakan minimal 25% waktunya seminggu untuk riset?</p>
<p>Tentu saja riset tersebut harus terpublikasi di jurnal yang terindeks oleh Scopus dan Web of Science.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Rangkaian Seri, Paralel, dan &#8230; Fraktal by fazri fathurrohman</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2008/04/28/rangkaian-seri-paralel-dan-fraktal/#comment-194</link>
		<dc:creator>fazri fathurrohman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 12:35:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=15#comment-194</guid>
		<description>mantap cuY</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mantap cuY</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pencitraan Sintesis (3) by watcher</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2008/06/26/pencitraan-sintesis-3/#comment-191</link>
		<dc:creator>watcher</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 15:02:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=57#comment-191</guid>
		<description>Bisakah dibuat kayak artikel di bawah ini utk bisa dipakai militer, keperluan CCTV dan keamanan kantor. 

Semoga membantu

Wow! Mata Buatan Tembus Tembok Segera Terwujud
Posted on Oktober 14, 2009  
 

Jakarta (beritajatim.com) – Sebuah metode untuk melacak gerakan dibalik dinding atau dalam kegelapan total telah dikembangkan. Aplikasi ini sangat berguna saat krisis penyanderaan hingga untuk mengurus manula.

Teknik yang disebut Tomografi Radio Imaging (RTI), menggunakan transceiver radio nirkabel di zona yang dituju. Keduanya mengirim dan menerima sinyal radio.

Dengan menganalisis variasi kekuatan sinyal, sebuah program komputer dapat menghasilkan gambar hitam putih terhadap gerakan benda-benda. Pendekatan ini mirip dengan komputasi tomografi medis, di mana sebuah program menganalisa serangkaian pemindai X-ray untuk menghasilkan gambar organ dalam.

Joey Wilson dan Neal Patwari dari University of Utah, menguji RTI dengan 24 hingga 34 transceiver tabung. Transceiver yang digunakan sama dengan yang digunakan dalam jaringan Zigbee, yang menghubungkan termostat rumah bersamaan dan perangkat otomatis rumah atau pabrik lainnya. Sistem ini berhasil diuji di dalam dan di luar ruangan serta melalui dinding.

“Radio tomografi dapat membantu penegakan hukum dan penanganan darurat agar mereka tahu di mana harus memfokuskan perhatian,” tulis Patwari dan Wilson.

the parameter id is missing</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bisakah dibuat kayak artikel di bawah ini utk bisa dipakai militer, keperluan CCTV dan keamanan kantor. </p>
<p>Semoga membantu</p>
<p>Wow! Mata Buatan Tembus Tembok Segera Terwujud<br />
Posted on Oktober 14, 2009  </p>
<p>Jakarta (beritajatim.com) – Sebuah metode untuk melacak gerakan dibalik dinding atau dalam kegelapan total telah dikembangkan. Aplikasi ini sangat berguna saat krisis penyanderaan hingga untuk mengurus manula.</p>
<p>Teknik yang disebut Tomografi Radio Imaging (RTI), menggunakan transceiver radio nirkabel di zona yang dituju. Keduanya mengirim dan menerima sinyal radio.</p>
<p>Dengan menganalisis variasi kekuatan sinyal, sebuah program komputer dapat menghasilkan gambar hitam putih terhadap gerakan benda-benda. Pendekatan ini mirip dengan komputasi tomografi medis, di mana sebuah program menganalisa serangkaian pemindai X-ray untuk menghasilkan gambar organ dalam.</p>
<p>Joey Wilson dan Neal Patwari dari University of Utah, menguji RTI dengan 24 hingga 34 transceiver tabung. Transceiver yang digunakan sama dengan yang digunakan dalam jaringan Zigbee, yang menghubungkan termostat rumah bersamaan dan perangkat otomatis rumah atau pabrik lainnya. Sistem ini berhasil diuji di dalam dan di luar ruangan serta melalui dinding.</p>
<p>“Radio tomografi dapat membantu penegakan hukum dan penanganan darurat agar mereka tahu di mana harus memfokuskan perhatian,” tulis Patwari dan Wilson.</p>
<p>the parameter id is missing</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ramalan: yang tepat dan yang meleset by pebbie</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2009/10/06/ramalan-yang-tepat-dan-yang-meleset/#comment-189</link>
		<dc:creator>pebbie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 15:39:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=193#comment-189</guid>
		<description>asiik. sudah lama ditunggu-tunggu. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asiik. sudah lama ditunggu-tunggu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Rangkaian Seri, Paralel, dan &#8230; Fraktal by okem</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2008/04/28/rangkaian-seri-paralel-dan-fraktal/#comment-188</link>
		<dc:creator>okem</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 06:13:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=15#comment-188</guid>
		<description>pak,,kug g da gmbrnya too???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak,,kug g da gmbrnya too???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on TWR: radar penembus dinding by arief</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2009/06/11/twr-radar-penembus-dinding/#comment-184</link>
		<dc:creator>arief</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 06:24:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=139#comment-184</guid>
		<description>manteb nih radar TWR nya, jadi densus 88 ga perlu lagi nembak membabi buta kalau mau menyergap rumah teroris, cukup pakai radar TWR ini, ketahuan posisi dimana, dan sniper beraksi!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manteb nih radar TWR nya, jadi densus 88 ga perlu lagi nembak membabi buta kalau mau menyergap rumah teroris, cukup pakai radar TWR ini, ketahuan posisi dimana, dan sniper beraksi!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dekomposisi Sinyal dan Pencarian Basis Ideal (4) by teguh</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2008/05/22/dekomposisi-sinyal-dan-pencarian-basis-ideal-4/#comment-170</link>
		<dc:creator>teguh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 06:09:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=30#comment-170</guid>
		<description>cara membaca program dari
plot(x);
title(‘Grafik Sinyal Input dalam domain waktu x(t)’)
xlabel(‘Waktu t, (detik)’)
ylabel(‘Amplitudo, x(t)’)
axis([-0.9 6 -0.9 1.7]);
grid on;

figure(2)
plot(f,abs(X));
title(‘Grafik Sinyal Input dalam domain frekuensi X(f)’)
xlabel(‘Frekuensi, hertz’)
ylabel(‘Amplitudo, X(f)’)
grid on;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cara membaca program dari<br />
plot(x);<br />
title(‘Grafik Sinyal Input dalam domain waktu x(t)’)<br />
xlabel(‘Waktu t, (detik)’)<br />
ylabel(‘Amplitudo, x(t)’)<br />
axis([-0.9 6 -0.9 1.7]);<br />
grid on;</p>
<p>figure(2)<br />
plot(f,abs(X));<br />
title(‘Grafik Sinyal Input dalam domain frekuensi X(f)’)<br />
xlabel(‘Frekuensi, hertz’)<br />
ylabel(‘Amplitudo, X(f)’)<br />
grid on;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ikebana@ITU.Meeting by Nadia El Borai</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2008/07/04/ikebanaitumeeting/#comment-166</link>
		<dc:creator>Nadia El Borai</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 15:33:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=67#comment-166</guid>
		<description>Thank you for your reply I am happy to hear your comment. You analysed the role of ikebana and explained why it has been such a great help in my life here. 
Please take time to concentrated on doing your own ikebana. I will have to try and form a group for people to encourage each other.
All the best
Nadia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thank you for your reply I am happy to hear your comment. You analysed the role of ikebana and explained why it has been such a great help in my life here.<br />
Please take time to concentrated on doing your own ikebana. I will have to try and form a group for people to encourage each other.<br />
All the best<br />
Nadia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on TWR: radar penembus dinding by agust andy</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2009/06/11/twr-radar-penembus-dinding/#comment-163</link>
		<dc:creator>agust andy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 02:36:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=139#comment-163</guid>
		<description>Wah, si Tommi nampang lagi :p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, si Tommi nampang lagi :p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Jovianists by waskita</title>
		<link>http://suksmono.wordpress.com/2009/06/03/jovianists/#comment-162</link>
		<dc:creator>waskita</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 12:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://suksmono.wordpress.com/?p=132#comment-162</guid>
		<description>Di beberapa situs radio astronomy, perangkat elektronik dibatasi, misal di sini:
http://aas.org/archives/BAAS/v29n5/aas191/abs/S011001.html

&quot;In AOVEF, three displays, some audio-visual equipment, and video/digital cameras used by the visitors were found to be &quot;leaky&quot;. In future, the use of such cameras will be prohibited and the exhibits will be screened appropriately.&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di beberapa situs radio astronomy, perangkat elektronik dibatasi, misal di sini:<br />
<a href="http://aas.org/archives/BAAS/v29n5/aas191/abs/S011001.html" rel="nofollow">http://aas.org/archives/BAAS/v29n5/aas191/abs/S011001.html</a></p>
<p>&#8220;In AOVEF, three displays, some audio-visual equipment, and video/digital cameras used by the visitors were found to be &#8220;leaky&#8221;. In future, the use of such cameras will be prohibited and the exhibits will be screened appropriately.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
