Larilah selagi bisa!
Posted by suksmono on May 6, 2010
Ini bukan anjuran bagi mereka yang sedang dikejar-kejar oleh aparat, melainkan memang lari dalam arti sebenarnya, misalnya “lari pagi”. Ceritanya bermula pada bulan Februari 2010 yang lalu, ketika saya mendapatkan hasil uji kesehatan.
Saya gampang sakit, makan se-enak-nya, dan tidak biasa berolahraga. Kegiatan lari pagi terakhir saya lakukan sekitar 25 tahun yang lalu, setelah itu hampir tidak pernah lagi. Belakangan saya merasa nyeri kaki jika berjalan jauh atau naik tangga. Makan tanpa pantangan (tentu kecuali yang haram) sering membuat istri saya khawatir. Jadi saya merasa mendapatkan kejutan ketika tes kesehatan tidak menunjukkan kolesterol dan gula darah yang melebihi batas normal, kecuali LDL HDL yang kurang. Dokter menyarankan supaya berolahraga minimal 3 kali seminggu @1/2 jam. Katanya, semua dosen yang ditest juga mendapat rekomendasi yang sama. Tapi bagi saya ini adalah berkah dari Tuhan yang mesti saya syukuri: saran dokter adalah resep dan resep harus diikuti. Resolusi saya tahun ini hanya satu: SEHAT !
Saat berangkat ke kantor di pagi hari, saya sering melihat pria/wanita paruh baya yang sedang jalan pagi, kebanyakan dengan badan yang kegemukan, sehingga susah untuk sekedar jogging. Sayapun sebenarnya sudah agak “konveks”, nyaris overweight.
Kilometer pertama adalah jarak terberat. Maunya lari non-stop, tapi ternyata harus selang-seling: lari 100 meter, jalan kaki 200 m, lari lagi, jalan lagi, … dst. Setelah 1 Km, mulai terasa nyeri-nyeri di daerah lutut dan tulang kering, mungkin karena kaki sudah lama tidak biasa bekerja keras. Berdasarkan beberapa artikel online, olahraga seperti ini harus bergantian; sehari lari, besoknya istirahat dan begitu seterusnya. Artikel yang sama juga menjelaskan supaya meningkatkan jarak tempuh secara bertahap setiap minggu-nya.
Ternyata lama-lama enak juga, setelah lari badan terasa segar dan konsumsi kopi bisa berkurang. Sebelumnya jatah ngopi saya adalah (3x + jumlah rapat)/hari. Sekarang cukup satu gelas; kecuali ada deadline proposal atau laporan (sama saja ya…he..he). Kaki juga terkadang masih nyeri, tapi akan berangsur hilang setalah 1-2 hari beristirahat. Saran saya bagi para pembaca: larilah selagi bisa, jangan tunggu hingga kaki dan jantung tidak bisa diajak kompromi.
David said
Selamat pagi, Pak Andriyan…
, tapi ternyata saya jadi lebih segar pada saat bekerja sekarang…
Masih ingat sama saya, David, temen nya Michael saat Bimbingan TA S1 tahun 2007? Waktu itu topik TA nya “Beamforming dengan metode ANFIS”.
Kebetulan saya tadi pagi juga baru “dipaksa” lari oleh HR di TELKOM RDC, ada test lari 12 menit, dampaknya walaupun agak capek karena saya jarang olahraga
Terima kasih buat share-nya, Pak…
suksmono said
Halo David,
tentu masih ingat. Memang sudah sering lupa dng mhs sendiri, tapi begitu diingatkan topik TA-nya biasanya langsung ingat. Jika mau fit, minimal 3 kali seminggu @ 30 menit harus dijalani. Jika sudah rutin, setelah test kesehatan yang berikutnya, kayanya langsung dipromosikan jadi Dirut
David said
Halo Pak Andriyan,
Senang nya masih diingat di tengah kesibukan Bapak yang sangat banyak.
O iya, selamat untuk gelar Professor nya ya, Pak Andriyan, semoga bisa terus memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan kita.
O ya, kalau di Telkom sekarang lagi musim sepeda lho, mungkin bisa juga kalau Bapak olahraga bersepeda rutin mengelilingi kampus ITB sebelum mengajar.
Amin, Pak Andriyan, seiring berjalannya waktu, pasti ada saatnya dapat kesempatan untuk jadi Dirut.
Sekarang mungkin waktu nya untuk cari ilmu dan pengalaman dulu.
edratna said
Sebetulnya paling enak ya berat badan seimbang…karena begitu berat badan bertambah, lari sedikit sudah capek…
Jadi…sehat itu memang penting…..
Igor Carron said
Andryian,
I am not really quite sure that running is the first thing I would do to lose some weight. I had to shed some weight first before I would really contemplate doing some physical exercise.
For more information on how I lost some pounds check out my entry on the subject:
http://nuit-blanche.blogspot.com/2009/02/le-gout-des-autres-taste-of-others.html
Cheers,
Igor.
suksmono said
Hi Igor, thanks for your suggestions
My problem is how to run faster. Considering Newton’s Law of classical mechanics, for a particular amount of kinetic energy/momentum, the mass should be reduced for a body to move faster. Therefore, I agree to reduce the weight first, using any kinds of methods
best regards, Andriyan
Teguh Prakoso said
Sebenarnya dokter juga mewajibkan saya untuk jogging, utamanya agar kaki kiri bisa lebih baik. Tapi ya itu: mengalahkan malas itu ternyata memang susah…